PDBN, PGSI, dan RSINU Kolaborasi dengan Bank BTN untuk Khitanan Massal Gratis Tahap Kedua

Dalam upaya meningkatkan kesehatan anak-anak, PDBN (Paguyuban Demak Bintoro Nusantara) di bawah pimpinan Drs. H. Fathan Subchi, S.Ag, M.AP, CIISA, ChFA, CSFA, QIA, yang merupakan Anggota VI BPK RI, mengambil inisiatif untuk melaksanakan khitanan massal gratis. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada orang tua di Kabupaten Demak dan sekitarnya serta membantu meringankan beban ekonomi mereka.
Khitanan Massal Gratis: Sebuah Upaya Kemanusiaan
Dengan mengadakan khitanan massal gratis, PDBN berharap dapat memberikan manfaat yang besar bagi ratusan anak. Selain itu, setiap peserta yang mengikuti kegiatan ini juga akan menerima paket bingkisan yang berisi sarung, baju, peci, serta uang saku. Hal ini menunjukkan komitmen PDBN dalam membantu masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan.
Pernyataan ini disampaikan oleh H. Fathan Subchi melalui Noor Salim, koordinator pelaksana kegiatan yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PGSI Kabupaten Demak. Dalam sambutannya pada acara yang berlangsung di Aula RSINU Kabupaten Demak, Jawa Tengah, yang terletak di Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam, ia menekankan pentingnya kegiatan ini bagi kesehatan anak-anak.
Partisipasi dan Dukungan dari Berbagai Pihak
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah anggota tim Fathan Subchi, seperti HM. Qomaruddin dan Mustaqim, serta relawan dari PGSI dan PDBN. Juga turut hadir adalah perwakilan dari RSINU yang mendukung kegiatan ini.
Sementara itu, Moch. Ridhwan, Ketua panitia, tidak dapat hadir karena ada kegiatan lain di Jakarta. Namun, melalui pesan singkat WhatsApp, ia menyampaikan semangat dan komitmen PDBN untuk terus melaksanakan aksi kemanusiaan di tahun 2026 ini.
PDBN dan Komitmen Kemanusiaan di Tahun 2026
Dalam pesannya, Moch. Ridhwan yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Komunikasi PDBN dan Wakil Sekjen, mengungkapkan bahwa tahun ini PDBN akan melaksanakan beberapa kegiatan peduli kemanusiaan. Kegiatan tersebut mencakup pemberian 1.000 paket sembako, khitanan massal untuk 200 anak dalam dua tahap, serta mudik gratis yang disediakan oleh 10 bus. Selain itu, diadakan juga acara Halal Bihalal di Ciawi, Bogor.
Pentingnya Khitan bagi Kesehatan Anak
Direktur RSI NU, dr. H. Abdul Azis, yang diwakili oleh Maryanto, Kabid di rumah sakit tersebut, menjelaskan mengenai pentingnya khitan bagi anak. Ia menyatakan bahwa khitan bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga berkaitan erat dengan kesehatan dan merupakan sunnah Nabi Muhammad SAW.
“Khitan membantu menjaga kebersihan dan kesehatan anak. Selain itu, khitan juga merupakan bagian dari sunnah Nabi Muhammad SAW, yang merupakan praktik fitrah yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim AS,” ujar Maryanto.
Respon Positif dari Peserta Khitan
Salah satu peserta khitan yang berasal dari Bintoro Demak, Aditya Ainurrahman, mengungkapkan rasa senangnya setelah mengikuti kegiatan ini. Ia berterima kasih atas kesempatan untuk mendapatkan khitan secara gratis sekaligus menerima bingkisan berupa sarung, baju, peci, serta uang saku.
“Saya merasa sangat bersyukur dan senang karena bisa dikhitan gratis. Selain itu, saya juga mendapatkan paket bingkisan yang sangat bermanfaat,” tambah Aditya.
Kolaborasi antara PDBN, PGSI, dan RSINU
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, PDBN, PGSI, dan RSINU bekerja sama dengan Bank BTN dalam melaksanakan kegiatan khitanan massal gratis. Tahap pertama dari kegiatan ini diadakan pada hari Minggu, 31 Januari 2026, bersamaan dengan pembagian 1.000 paket sembako bagi warga yang terdampak banjir di Kabupaten Demak.
Khitanan massal tahap kedua dilaksanakan pada hari ini, Minggu (12 April 2026), bertempat di RSINU Demak, yang kembali menunjukkan komitmen kolaboratif untuk meningkatkan kesehatan anak-anak di daerah tersebut.
Dampak Positif dari Kegiatan Ini
Melalui pelaksanaan khitanan massal gratis, PDBN dan mitranya tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga berupaya mengurangi beban ekonomi masyarakat. Program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan anak.
- Pemberian bingkisan sebagai bentuk dukungan langsung kepada peserta.
- Kesempatan untuk mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas tanpa biaya.
- Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya khitan.
- Memberikan edukasi tentang kesehatan dan kebersihan kepada anak-anak.
- Mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan kemanusiaan.
Melalui kegiatan ini, PDBN berhasil menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kesehatan anak bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi merupakan tanggung jawab bersama sebagai bagian dari masyarakat. Dengan dukungan dari berbagai pihak, harapan untuk menciptakan lingkungan yang sehat bagi anak-anak bisa terwujud.
Pendidikan dan Kesadaran Kesehatan
Pentingnya pendidikan kesehatan tidak bisa dipisahkan dari program khitanan massal gratis ini. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi orang tua dan anak untuk mendapatkan informasi mengenai kesehatan anak, termasuk aspek kebersihan dan perawatan pasca khitan.
Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami manfaat khitan tidak hanya sebagai tradisi, tetapi sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan anak secara keseluruhan.
Peran Aktif Komunitas
Keberhasilan pelaksanaan khitanan massal ini sangat bergantung pada peran aktif komunitas. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara berbagai elemen dalam masyarakat dapat menciptakan dampak yang signifikan.
Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk berkontribusi dalam program-program kemanusiaan yang diadakan di lingkungan mereka. Dengan cara ini, kita tidak hanya membantu sesama, tetapi juga berinvestasi dalam kesehatan dan masa depan anak-anak kita.
Peluang untuk Berkembang
Dengan melihat keberhasilan dari dua tahap khitanan massal gratis yang telah dilaksanakan, PDBN berencana untuk terus mengembangkan program-program serupa di masa depan. Upaya semacam ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak anak dan keluarga yang membutuhkan.
Ke depan, PDBN juga akan mempertimbangkan untuk meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan sektor swasta guna memperluas jangkauan program-program kemanusiaan ini.
Kesimpulan
Melalui inisiatif khitanan massal gratis ini, PDBN, PGSI, dan RSINU tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga menciptakan kesadaran akan pentingnya kesehatan anak di masyarakat. Dengan dukungan yang terus mengalir dari berbagai pihak, diharapkan lebih banyak anak-anak di Kabupaten Demak dapat menikmati manfaat dari program ini.
➡️ Baca Juga: Pembukaan Selat Hormuz Menjadi Prioritas Utama AS dalam Negosiasi dengan Iran
➡️ Baca Juga: KIP Kuliah Jalur SNBT Dibuka, Manfaatkan Kesempatan Kuliah Gratis Sekarang!




