TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT Sebagai Bentuk Kepedulian BUMN

Dalam situasi darurat seperti bencana alam, peran korporasi dalam memberikan bantuan sangatlah penting. Baru-baru ini, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan sejumlah perusahaan yang tergabung dalam TelkomGroup telah menunjukkan kepedulian yang mendalam terhadap masyarakat yang terkena dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dengan total bantuan kemanusiaan mencapai Rp1,3 miliar, upaya ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan masyarakat di lebih dari sepuluh wilayah selama masa tanggap darurat serta pemulihan pascabencana. Artikel ini akan mengupas tuntas langkah-langkah yang diambil oleh TelkomGroup dalam menyalurkan bantuan kepada korban gempa NTT.
Proses Penyaluran Bantuan yang Terkoordinasi
Dalam menyalurkan bantuan, TelkomGroup tidak bekerja sendiri. Perusahaan ini berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti Danantara, BP BUMN, BNPB, BPBD, dan Kementerian Kesehatan. Kerja sama ini penting untuk merumuskan peta kebutuhan masyarakat serta menentukan daerah yang menjadi prioritas, sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran.
Koordinasi yang baik memungkinkan TelkomGroup untuk memahami secara mendalam apa yang dibutuhkan masyarakat. Dengan informasi yang akurat, bantuan yang disalurkan dapat lebih efisien dan efektif, memberikan dampak maksimal bagi mereka yang terdampak bencana.
Kepedulian Terhadap Kebutuhan Dasar
Hery Susanto, selaku SGM Social Responsibility Telkom, menekankan bahwa keterlibatan TelkomGroup dalam penanganan bencana merupakan bagian integral dari komitmen perusahaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dia menyatakan bahwa bantuan tersebut diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga membantu masyarakat dalam proses pemulihan.
- Bantuan sembako dan perlengkapan rumah tangga
- Kebutuhan bayi dan anak
- Obat-obatan dan perlengkapan kebersihan
- Bantuan logistik untuk posko pengungsian
- Dukungan layanan kesehatan dan air bersih
Dengan fokus pada kebutuhan mendesak, TelkomGroup berusaha untuk memberikan dukungan yang komprehensif kepada masyarakat NTT.
Distribusi Bantuan yang Luas
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap, dengan bantuan pertama yang diberikan pada 18 dan 20 Agustus 2026. Total bantuan yang disalurkan mencapai 3,65 ton, dan distribusinya difokuskan pada masyarakat yang berada di lokasi pengungsian. Hal ini menjadi bagian dari upaya untuk memastikan bahwa mereka yang paling membutuhkan mendapatkan akses terhadap bantuan.
Beberapa wilayah yang menjadi target distribusi bantuan termasuk Nagekeo, Reo, Ruteng, Maumere, Bima, Lewur, dan Lambelada Selatan. Dalam setiap tahap penyaluran, TelkomGroup bekerja sama dengan BPBD dan posko pengungsian lokal untuk memastikan bahwa jenis bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Menjangkau Wilayah Sulit Akses
TelkomGroup juga berkomitmen untuk menjangkau masyarakat yang berada di wilayah sulit dijangkau, seperti di Londar Pesisir Utara, Desa Sarae Naru, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat. Bantuan untuk daerah ini disalurkan melalui BPBD Ruteng dengan menggunakan jalur laut, menunjukkan dedikasi perusahaan untuk menjangkau semua lapisan masyarakat.
Usaha untuk memberikan bantuan tidak hanya terbatas pada logistik. TelkomGroup juga menyediakan dapur umum, layanan kesehatan, dan akses terhadap air bersih. Di Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai, operasional dapur umum didirikan untuk melayani sekitar 1.100 jiwa, serta dukungan posko kesehatan dan obat-obatan di Desa Golo Mendo.
Dukungan Kesehatan dan Sanitasi
Dukungan serupa juga diberikan di Desa Wudi, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, di mana TelkomGroup berperan dalam operasional dapur umum serta penyediaan air bersih, yang merupakan kebutuhan esensial bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Untuk memperkuat upaya kesehatan, TelkomGroup juga menjadwalkan pengiriman bantuan berupa peralatan laboratorium dan unit sanitasi portabel melalui Kementerian Kesehatan pada 27 Agustus 2026. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah terdampak.
Komitmen Berkelanjutan dalam Pemulihan Masyarakat
TelkomGroup bertekad untuk memastikan dukungan kepada masyarakat terdampak gempa tidak hanya berlangsung selama masa tanggap darurat. Bantuan akan terus disalurkan sesuai dengan perkembangan kebutuhan warga, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan dasar, pelayanan kesehatan, pengoperasian dapur umum, hingga penyediaan sarana pendukung pemulihan.
Dengan semangat “Bersama Jadi Bisa”, TelkomGroup berkomitmen untuk mendampingi masyarakat NTT dalam proses pemulihan pascabencana. Harapannya, dukungan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan mendasar, tetapi juga mendorong optimisme masyarakat untuk bangkit dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari.
Kepedulian yang ditunjukkan oleh TelkomGroup adalah contoh nyata bagaimana perusahaan dapat berperan aktif dalam membantu masyarakat di saat-saat sulit. Melalui koordinasi yang baik dan pemahaman mendalam tentang kebutuhan masyarakat, TelkomGroup berusaha untuk memberikan bantuan yang tidak hanya berarti, tetapi juga berkelanjutan.
Dengan langkah-langkah konkret yang diambil dalam penyaluran bantuan korban gempa NTT, TelkomGroup menunjukkan bahwa kerja sama dan kepedulian dapat menciptakan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat yang sedang berjuang untuk bangkit dari bencana. Dalam situasi darurat, setiap kontribusi, sekecil apapun, memiliki potensi untuk mengubah hidup seseorang.
➡️ Baca Juga: Saksikan Siaran Langsung Pertandingan Areama vs Persis Solo di Indosiar Sore Ini Liga Super 2026
➡️ Baca Juga: Teknik Defense Crosscourt Badminton untuk Mengatasi Serangan Lawan Saat Tertekan



