KKP Dukung 65 Kampung Nelayan Merah Putih untuk Meningkatkan Unit Usaha Mereka

Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas dari 65 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Upaya ini diharapkan tidak hanya terfokus pada pembangunan infrastruktur perikanan, tetapi juga pada pengembangan unit usaha yang berkelanjutan dan produktif. Dengan demikian, masyarakat nelayan dapat merasakan manfaat nyata dari program tersebut.
Pengelolaan dan Penguatan Kapasitas
Erwin Dwiyana, Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, menyampaikan pentingnya pengelolaan fasilitas KNMP yang disertai dengan penguatan kapasitas para pengelola koperasi. Ini dilakukan agar mereka dapat mengembangkan usaha yang berbasis pada data dan potensi lokal.
Untuk mendukung inisiatif ini, KKP bekerja sama dengan Asosiasi Profesi Pendamping Entrepreneur Indonesia (Asppendo) guna memberikan pelatihan dan bimbingan teknis kepada pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta pengelola 65 KNMP di berbagai daerah di Indonesia.
Pengembangan Unit Usaha Berbasis Data
Melalui pelatihan ini, KKP berupaya agar para pengelola tidak hanya berperan sebagai pengelola fasilitas, tetapi juga mampu mengembangkan unit-unit usaha yang produktif dan berkelanjutan. Erwin menjelaskan bahwa kesiapan pengelola koperasi menjadi kunci penting agar fasilitas yang ada di KNMP dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat setempat.
Pentingnya Pencatatan Keuangan
Ali Rahmat Iman Santoso, Direktur Pemberdayaan Usaha KKP, menekankan bahwa salah satu materi utama dalam bimbingan teknis adalah pentingnya pencatatan keuangan. Pencatatan yang baik tidak hanya diperlukan untuk memenuhi standar administrasi, tetapi juga menjadi landasan dalam pengambilan keputusan usaha oleh koperasi.
Dengan pencatatan yang terstruktur, para pengurus dapat mengevaluasi kondisi usaha mereka, menghitung kebutuhan modal, serta merencanakan langkah pengembangan yang tepat ke depannya.
Membangun Koperasi yang Cerdas
“Tujuan kita bukan sekadar menciptakan koperasi yang mampu membuat laporan keuangan, tetapi koperasi yang dapat menganalisis peluang dan mengembangkan usaha mereka,” tegas Ali. Ini menunjukkan bahwa pemahaman yang mendalam tentang pencatatan keuangan sangat penting bagi pengurus koperasi.
Ketua Dewan Pengarah Asosiasi Profesi Pendamping Entrepreneur Indonesia, Samsi, menambahkan bahwa pendekatan berbasis praktik sangat diperlukan. Hal ini agar para pengurus dapat menghubungkan materi yang diajarkan dengan kondisi usaha di masing-masing koperasi.
Memahami Angka dalam Pencatatan
Samsi juga menekankan pentingnya pemahaman yang mendalam tentang angka dalam pencatatan keuangan, bukan sekadar mengisi format yang ada. “Kami ingin pengurus tidak hanya mengisi format pencatatan, tetapi juga memahami makna dari angka-angka tersebut dan menggunakannya untuk mengevaluasi kondisi usaha serta menentukan langkah selanjutnya,” ujarnya.
Pentingnya pemahaman ini bertujuan untuk mendorong pengurus agar lebih proaktif dalam mengelola usaha mereka, sehingga bisa beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di pasar.
Pelatihan Dua Tahap untuk Pengurus
Bimbingan teknis terkait pengelolaan keuangan dan pengembangan usaha bagi pengurus KDKMP dan pengelola KNMP dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada 5–7 Agustus dan 13–14 Agustus 2026. Pelatihan ini dirancang untuk membantu pengurus memahami kondisi keuangan, menyusun rencana pengembangan usaha, serta mempersiapkan kebutuhan pembiayaan yang diperlukan.
Manfaat Ekonomi bagi Masyarakat
Dengan semua upaya ini, diharapkan para pengelola Kampung Nelayan Merah Putih akan mampu menciptakan unit usaha yang tidak hanya berkelanjutan tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat nelayan. Ini adalah langkah penting menuju pemberdayaan ekonomi yang lebih baik di sektor kelautan dan perikanan.
Kerja sama antara KKP dan Asppendo merupakan contoh kolaborasi yang dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan. Dengan pendekatan yang tepat, para nelayan di seluruh Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka melalui pengelolaan usaha yang lebih baik.
Kesimpulan
Melalui program ini, KKP menunjukkan komitmennya untuk memberdayakan masyarakat nelayan dan mengembangkan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi lebih mandiri dan produktif. Dengan pelatihan yang tepat dan pengelolaan yang baik, masa depan yang lebih cerah menanti nelayan Indonesia.
➡️ Baca Juga: PC Rakitan Putih Estetik untuk Meja Kerja Minimalis dan Modern yang Ideal
➡️ Baca Juga: FIBA 3×3 Beijing Challenger 2026 Hadirkan Tim Unggulan dari Seluruh Dunia




