Elise Mertens Tembus Semifinal China Open Setelah Kalahkan Iga Swiatek

Elise Mertens, petenis berbakat asal Belgia, menunjukkan performa luar biasa di China Open 2026 dengan berhasil menembus babak semifinal. Dalam pertandingan yang berlangsung di Beijing pada Jumat, 9 Oktober, Mertens berhasil menaklukkan Iga Swiatek, unggulan kedelapan, dengan skor 7-6 (7-0), 6-3. Pertandingan ini berlangsung selama satu jam 50 menit dan menampilkan dominasi Mertens yang membuatnya layak untuk melanjutkan perjalanan di turnamen bergengsi ini.
Kemenangan Pertama atas Swiatek
Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi Mertens, karena merupakan yang pertama kalinya ia mengalahkan Swiatek dalam tiga pertemuan sebelumnya di tur WTA. Dengan hasil ini, Mertens juga berhasil mencapai semifinal tunggal WTA 1000 untuk pertama kalinya sejak tahun 2021, dan menjadi yang ketiga dalam kariernya.
Usai pertandingan, Mertens menyatakan, “Kadang-kadang Anda mulai menemukan ritme permainan seiring berjalannya turnamen. Tidak ada pertandingan yang mudah.” Pernyataan ini mencerminkan pemahaman mendalamnya tentang dinamika kompetisi di level tinggi, serta tantangan yang dihadapi setiap atlet.
Statistik Pertandingan yang Mengesankan
Mertens menunjukkan permainan yang sangat efektif, dengan meraih 87 persen poin dari servis pertamanya, yakni 33 dari 38 poin. Selain itu, ia mencatatkan 24 pukulan pemenang dengan hanya 11 kesalahan sendiri, dan yang mengejutkan, tidak memberikan satu pun peluang break point kepada Swiatek selama pertandingan berlangsung.
Pertarungan di Set Pertama
Di set pertama, kedua petenis saling berusaha mempertahankan servis mereka, yang membuat pertandingan harus dilanjutkan ke tie-break. Mertens tampil sangat baik, mengamankan tujuh poin penuh dan menutup set pembuka dengan skor 7-6 (7-0) tanpa cela.
Dominasi di Set Kedua
Keunggulan di set pertama memberikan Mertens kepercayaan diri yang besar untuk mengendalikan permainan di set kedua. Ia berhasil mematahkan servis Swiatek dan memimpin 3-1, lalu memperbesar keunggulan menjadi 4-1 setelah mempertahankan servisnya tanpa kehilangan poin.
Menutup Pertandingan dengan Gemilang
Walaupun Swiatek sempat memberikan perlawanan di gim terakhir dengan unggul 0-30, Mertens menunjukkan ketenangan dan kepercayaan diri yang tinggi. Ia merebut empat poin berturut-turut untuk menutup pertandingan dengan skor 6-3, sekaligus memastikan tiket menuju semifinal.
Rekor Impressive di Beijing
Kemenangan melawan Swiatek menambah catatan impresif Mertens di Beijing. Sebelum menghadapi pemain asal Polandia tersebut, ia juga berhasil menyingkirkan juara Grand Slam Jelena Ostapenko dan Coco Gauff. Dengan hasil ini, Mertens mencatatkan prestasi luar biasa dengan mengalahkan tiga juara Grand Slam dalam satu turnamen, sesuatu yang belum pernah dicapai sebelumnya dalam kariernya.
Lebih jauh lagi, ia menjadi petenis pertama yang berhasil menundukkan lebih dari satu mantan juara China Open dalam satu edisi turnamen sejak Aryna Sabalenka melakukannya pada tahun 2018. Hal ini menunjukkan konsistensi dan kualitas permainan Mertens di level tertinggi.
Jalan Menuju Semifinal
Di babak semifinal, Mertens akan berhadapan dengan petenis tuan rumah Zheng Qinwen, yang sebelumnya berhasil mengalahkan unggulan keenam, Elina Svitolina, dengan skor 6-3, 7-6 (8-6). Ini akan menjadi pertandingan yang sangat menarik, mengingat keduanya telah bertemu sekali sebelumnya, saat Zheng menang dalam pertandingan tiga set di Charleston musim lalu.
Pandangan Mertens tentang Lawan
Mertens mengungkapkan rasa hormatnya terhadap Zheng dengan menyebutnya sebagai pemain yang luar biasa dan pernah berada di peringkat 10 besar dunia. Ia juga menambahkan bahwa Zheng sempat mengalami cedera, namun kualitas permainannya tetap terjaga. “Ini akan menjadi pertandingan yang bagus,” ungkap Mertens dengan optimisme.
Prestasi di Nomor Ganda
Selain pencapaian di nomor tunggal, Mertens juga mencatatkan prestasi di nomor ganda bersama pasangannya, Diana Shnaider. Mereka berhasil mencapai semifinal dan dijadwalkan untuk menghadapi unggulan kedua, Gabriela Dabrowski dan Luisa Stefani pada hari Sabtu. Ini menunjukkan bahwa Mertens tidak hanya sukses di satu kategori, tetapi juga berprestasi di berbagai disiplin tenis.
Dengan kombinasi keahlian, dedikasi, dan pengalaman, Elise Mertens menunjukkan bahwa ia adalah salah satu petenis yang patut diperhatikan di arena tenis internasional. Perjalanannya di China Open 2026 tidak hanya mencerminkan kemampuannya untuk bersaing di level tertinggi, tetapi juga menandakan bahwa kariernya masih memiliki banyak babak yang menarik untuk ditampilkan di masa depan.
➡️ Baca Juga: Kemnaker Resmi Buka Pendaftaran Magang Nasional Batch 3 pada Bulan Oktober 2023
➡️ Baca Juga: Belum Lapor SPT Tahunan? Hati-Hati Kena Denda Rp100 Ribu, Ini Batas Waktu dan Cara Lapor Online




