Latih Siswa Kelola Emosi dengan Mindfulness yang Menarik di Global Sevilla

Dalam dunia pendidikan yang semakin kompleks, pengelolaan emosi menjadi keterampilan krusial yang harus dimiliki oleh setiap siswa. Di tengah tekanan akademik dan sosial yang ada, banyak siswa mengalami kesulitan dalam mengekspresikan dan mengelola perasaan mereka. Di sinilah konsep mindfulness berperan penting. Global Sevilla School telah mengambil langkah maju dengan mengintegrasikan mindfulness dalam kurikulum mereka, bertujuan untuk membantu siswa berpikir lebih jernih, membuat keputusan yang lebih baik, dan menjalani kehidupan yang lebih seimbang secara emosional. Dengan merayakan Hari Ulang Tahun ke-24 melalui kegiatan Mindfulness Week, sekolah ini menekankan pentingnya praktik mindfulness dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Pengenalan Global Sevilla School
Global Sevilla School adalah lembaga pendidikan internasional yang terletak di Jakarta, dikenal karena pendekatannya yang inovatif dalam mengajarkan siswa tentang mindfulness. Dengan menggabungkan keunggulan dalam akademik, pengembangan karakter, serta kecerdasan emosional, sekolah ini menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan siswa secara menyeluruh. Berbasis kurikulum internasional dan penggunaan bahasa Inggris dalam proses belajar mengajar, Global Sevilla berkomitmen untuk membentuk individu yang percaya diri, berkarakter, dan memiliki wawasan global.
Dengan kampus yang berlokasi di Puri Indah dan Pulo Mas, Global Sevilla School menyediakan fasilitas yang dirancang untuk mendukung perkembangan akademik dan karakter siswa. Mindfulness tidak hanya menjadi bagian dari kurikulum, tetapi juga terintegrasi dalam budaya sekolah, mendorong siswa untuk lebih sadar akan diri sendiri dan orang lain. Praktik ini mengajarkan siswa untuk berhenti sejenak, hadir sepenuhnya, dan membuat pilihan yang lebih bermakna dalam kehidupan mereka.
Penerapan Mindfulness untuk Siswa
Mindfulness di Global Sevilla School bukan sekadar teori, melainkan praktik yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa. Konsep ini difokuskan pada kemampuan siswa untuk mengelola diri dan menanggapi situasi dengan bijaksana. Siswa diajarkan untuk melakukan jeda sebelum mengambil keputusan, yang dikenal dengan istilah “pause before they choose”. Dalam lingkungan yang terus berubah dan berkembang, kemampuan untuk memahami situasi dan merespons dengan tepat menjadi sangat penting.
“Anak-anak tumbuh dengan cepat, tetapi perkembangan mereka juga harus diperhatikan. Mindfulness mengingatkan kita bahwa mereka memiliki pilihan dan perlu berpikir dengan bijak,” jelas Lizbeth Duplito, Ketua Panitia Acara dan Kepala Sekolah TK Global Sevilla. Menurut Michael Thia, Superintendent Global Sevilla School, penerapan mindfulness dilakukan melalui tahapan yang sederhana: berhenti sejenak, menenangkan diri, melakukan refleksi, dan kemudian mengambil keputusan. Pendekatan ini bertujuan untuk membantu siswa menghadapi berbagai situasi dengan respons yang lebih terukur.
Rangkaian Kegiatan Mindfulness Week
Untuk merayakan Hari Ulang Tahun ke-24, Global Sevilla mengadakan berbagai kegiatan dalam rangkaian Mindfulness Week. Kegiatan ini berlangsung dari 6 hingga 9 Oktober 2026, dengan tema “From Purpose to Practice, One Moment at a Time”. Berikut adalah beberapa kegiatan yang dilaksanakan selama minggu mindfulness:
- Selasa, 6 Oktober 2026: Perayaan Hari Jadi Ke-24, Mindfulness Walking, dan Mindfulness Activity.
- Rabu, 7 Oktober 2026: Community-Wide Working Meditation.
- Kamis, 8 Oktober 2026: Mindfulness Practice.
- Jumat, 9 Oktober 2026: Mindfulness Assessment bagi murid Kindergarten, Primary, dan Secondary.
Penerapan Mindfulness Berdasarkan Usia dan Karakter Siswa
Penerapan mindfulness di Global Sevilla School disesuaikan dengan usia dan karakteristik masing-masing siswa. Para guru berperan penting dalam memilih pendekatan yang tepat sesuai dengan tahap perkembangan siswa. Di tingkat kindergarten, fokus mindfulness lebih pada pengembangan kemampuan regulasi emosi. Sedangkan di tingkat primary, siswa diperkenalkan pada konsep “think first”—mengenali tujuan mereka, memahami langkah-langkah yang perlu diambil, serta mengenali diri mereka sendiri melalui berbagai permainan dan aktivitas.
“Di jenjang primary, kami mengajarkan siswa untuk berpikir terlebih dahulu, memahami keinginan mereka, dan mengalami berbagai aktivitas untuk menyadari diri,” tambah Marigold Gutierrez, Kepala Sekolah TK Global Sevilla. Di jenjang SMP dan SMA, guru berfungsi sebagai role model yang membantu siswa dalam melakukan refleksi diri dan menghargai perasaan orang lain. Pendekatan ini memberikan siswa bekal untuk memahami diri mereka serta mengelola emosi secara efektif.
Menerapkan Mindfulness di Sekolah dan di Rumah
Penerapan mindfulness yang sukses di sekolah juga diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Luciani, perwakilan orang tua murid, mengatakan, “Mindfulness yang diterapkan di sekolah secara tidak langsung mempengaruhi lingkungan rumah, berkontribusi pada interaksi yang lebih positif antara orang tua dan anak.” Untuk mendukung ini, Global Sevilla menyediakan seminar tentang mindfulness untuk orang tua dan berbagai kegiatan yang memungkinkan orang tua berkolaborasi dengan sekolah dalam memahami perkembangan anak.
Keterlibatan orang tua dalam proses ini tidak hanya memperkuat hubungan antara siswa, orang tua, dan guru, tetapi juga menjadikan pendidikan sebagai proses kolaboratif yang berkelanjutan. Global Sevilla memandang pendidikan sebagai tanggung jawab bersama yang melampaui batasan sekolah.
Dampak Mindfulness bagi Masyarakat
Penerapan mindfulness di Global Sevilla tidak hanya berfokus pada pengembangan individu, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kemampuan siswa untuk berhenti sejenak, mengamati situasi, dan mengelola emosi dapat membentuk karakter mereka menjadi lebih peduli terhadap lingkungan dan orang lain di sekitar mereka. “Mindfulness adalah tentang merawat satu sama lain,” ungkap Stanislaus Ola, Wakil Kepala Sekolah SMP dan SMA Global Sevilla.
Dengan menanamkan nilai-nilai mindfulness, siswa dipersiapkan untuk berinteraksi dengan lingkungan yang beragam dan memahami perbedaan dalam masyarakat. Penerapan mindfulness menjadi bagian integral dalam membentuk generasi yang mampu memberikan kontribusi positif dalam kehidupan sosial.
Perhatian dari Kementerian Pendidikan
Menariknya, praktik mindfulness yang diterapkan di Global Sevilla telah berlangsung sebelum adanya dorongan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk program mindful learning. Saat ini, Kemendikdasmen memberikan perhatian pada penerapan pembelajaran berbasis mindfulness dengan melakukan pembinaan secara rutin dan akreditasi berkala untuk sekolah-sekolah SPK.
Stanislaus Ola menambahkan, “Perhatian pemerintah dalam bentuk pembinaan rutin menunjukkan bahwa praktik pendidikan di Global Sevilla terus berada dalam kerangka evaluasi dan pengembangan.” Dengan menjadikan mindfulness sebagai bagian dari budaya pendidikan, sekolah ini berkomitmen untuk mengajarkan siswa regulasi emosi serta kebiasaan untuk berhenti sejenak, merefleksikan diri, dan menentukan respons secara sadar.
Penerapan mindfulness juga sejalan dengan upaya Global Sevilla dalam membangun kesadaran terhadap keberagaman. Siswa belajar untuk menghargai perbedaan, mengenali latar belakang yang beragam, dan memahami diri mereka sendiri. Dengan demikian, mindfulness bukan hanya merupakan alat untuk pengembangan pribadi, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membentuk generasi yang dapat memberikan dampak positif di masyarakat.
➡️ Baca Juga: 1.500 Barang Tertinggal di Kereta Maret 2026: Langkah yang Harus Diambil Penumpang yang Kehilangan
➡️ Baca Juga: Handheld PS6 Diprediksi Mampu Ungguli Performa Xbox Series S di Pasaran




