Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa Hadiri Peringatan Seratus Tahun Jemaat GPM Gatik

Peringatan seratus tahun Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Galala Hative Kecil (Gatik) menjadi momen yang sangat berarti bagi masyarakat Maluku, terutama bagi Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa. Dalam acara yang berlangsung pada Jumat, 4 September, Gubernur Lewerissa menekankan pentingnya menjaga persatuan dan persaudaraan di tengah beragamnya latar belakang masyarakat. Momen ini bukan hanya sekadar perayaan sejarah, tetapi juga sebagai pengingat akan nilai-nilai luhur yang perlu terus dijaga demi keharmonisan bersama.
Sejarah dan Makna Peringatan Seratus Tahun
Sejarah perjalanan Jemaat GPM Gatik yang dimulai pada 2 September 1926 hingga saat ini menunjukkan betapa pentingnya persatuan dalam keberagaman. Gubernur Lewerissa menyatakan bahwa perjalanan selama satu abad ini adalah sebuah contoh nyata bagaimana perbedaan seharusnya tidak menjadi penghalang dalam membangun kehidupan bersama. Justru, perbedaan tersebut seharusnya menjadi kekuatan untuk saling mendukung dan membangun satu sama lain.
Dalam pandangan Lewerissa, peringatan ini juga merupakan kesempatan untuk merefleksikan kembali pengalaman para pendahulu. Mereka telah memberikan teladan bagaimana mengalahkan ego dan saling menerima untuk menciptakan sesuatu yang lebih besar, yaitu kasih Kristus dan persaudaraan. Ini adalah nilai-nilai yang harus dipegang teguh oleh setiap anggota jemaat dan masyarakat Maluku secara keseluruhan.
Pentingnya Persaudaraan dalam Pembangunan
Gubernur Lewerissa mengajak seluruh anggota jemaat untuk mengambil inspirasi dari sejarah GPM Gatik. Ia menekankan bahwa persaudaraan merupakan modal sosial yang harus dijaga dan dirawat. Dalam konteks pembangunan daerah, peran serta masyarakat sangatlah penting. Dia menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya melibatkan kekuatan pemerintah, tetapi juga kepercayaan dan kebersamaan dari masyarakat.
- Pembangunan infrastruktur fisik yang berkelanjutan
- Peningkatan kualitas sumber daya manusia
- Keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan
- Penguatan nilai-nilai sosial
- Sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan
Peran Strategis Gereja dalam Masyarakat
Lewerissa menyoroti peran gereja sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan karakter manusia. Gereja, bersama dengan pemerintah dan masyarakat, memiliki tanggung jawab untuk memperkuat nilai-nilai sosial yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat. Dalam hal ini, gereja bukan hanya sekadar tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan moral dan spiritual yang dapat membantu membangun masyarakat yang lebih baik.
Melalui sinergi antara pemerintah, gereja, dan masyarakat, diharapkan pembangunan di Maluku dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan. Gubernur berharap bahwa kerjasama ini dapat memperkuat ikatan sosial dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan masyarakat Maluku.
Mewujudkan Nilai-nilai Persaudaraan
Memasuki abad kedua, Lewerissa berharap Jemaat GPM Gatik tidak hanya sekadar mempertahankan warisan sejarah, tetapi juga mampu menerjemahkan nilai-nilai persaudaraan dalam tindakan nyata. Dia mengajak semua anggota jemaat untuk terus menjaga dan memperindah warisan persaudaraan yang telah diwariskan oleh para pendahulu.
Semangat untuk menjaga nilai-nilai kasih, toleransi, dan saling menghormati harus terus hidup di tengah masyarakat Maluku. Ini penting agar Maluku tetap dikenal sebagai daerah yang memiliki keberagaman yang harmonis dan saling mendukung dalam membangun kehidupan bersama.
Kesimpulan dari Peringatan Seratus Tahun
Acara peringatan seratus tahun Jemaat GPM Gatik bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga sebuah komitmen untuk terus merawat persatuan dan persaudaraan di tengah masyarakat yang beragam. Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Maluku yang lebih baik dengan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, gereja, dan masyarakat. Dengan menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para pendahulu, diharapkan Maluku dapat terus maju dan berkembang sebagai daerah yang harmonis dan berkelanjutan.
➡️ Baca Juga: Jadwal dan Rincian Gaji ke-13 2026 untuk ASN serta PPPK
➡️ Baca Juga: Masa Depan Redmi: Tetap Fokus Value-for-Money atau Naik Kelas?




