slot gacor depo 10k slot depo 10k
Berita UtamaDPRD Jawa BaratGubernur JabarIPMLKPJPRDB

Dedi-Erwan Laporan LKPJ 2025: IPM Jabar Meningkat Menjadi 75,9 Poin

Pada tanggal 30 Maret 2026, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama Wakil Gubernur Erwan Setiawan, mempersembahkan laporan kinerja tahunan 2025 kepada DPRD Jawa Barat. Salah satu sorotan utama dalam laporan tersebut adalah peningkatan signifikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah Jawa Barat.

Penyampaian Laporan Kinerja 2025

Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan hadir secara bersamaan dalam rapat paripurna ini, yang merupakan hal yang jarang terjadi, karena biasanya mereka hadir secara bergantian. Dalam kesempatan tersebut, Dedi memberi kesempatan kepada Erwan untuk menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) di hadapan anggota dewan.

Realisasi Anggaran dan Pendapatan Daerah

Erwan memaparkan beberapa pencapaian penting yang diperoleh selama tahun 2025, dimulai dengan hasil realisasi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Belanja daerah tercatat mencapai Rp30,3 triliun, yang menunjukkan realisasi sebesar 94,2 persen dari anggaran yang ditetapkan.

Di sisi lain, pendapatan daerah mencapai Rp29,4 triliun dari total rancangan APBD murni sebesar Rp30,9 triliun. Yang menggembirakan, realisasi Penerimaan dan Pembiayaan daerah bahkan mencapai 100 persen, menandakan kinerja keuangan daerah yang sehat.

Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia

Dalam laporannya, Erwan juga menyoroti kenaikan IPM yang berhasil mencapai 75,90 poin, meningkat dari angka 74,92 poin pada tahun sebelumnya. Ini mencerminkan kemajuan dalam kualitas hidup masyarakat Jawa Barat.

Indikator Kinerja Lainnya

Selain IPM, beberapa indikator kinerja lainnya juga menunjukkan tren positif. Tingkat kemiskinan tercatat sebesar 6,78 persen, sementara Rasio Gini berada di angka 0,397 poin. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga menunjukkan angka yang relatif stabil di 6,66 persen.

Lebih lanjut, Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) mencatat angka 5,85 persen, diiringi dengan PDRB per kapita yang mencapai Rp59,86 juta. Kontribusi PDRB dari sektor-sektor utama juga mencapai 12,86 persen, menandakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Pendidikan dan Penghargaan

Di sektor pendidikan, Angka Partisipasi Sekolah (APS) berada di angka 75,80 persen, menunjukkan upaya pemerintah provinsi dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat. Hal ini menjadi salah satu fokus utama dalam program pembangunan yang dijalankan.

Selain capaian-capaian di atas, Pemprov Jawa Barat juga berhasil meraih 133 penghargaan nasional dan 2 sertifikasi/akreditasi, yang mengindikasikan pengakuan atas kerja keras dan dedikasi dalam pelayanan publik.

Kesimpulan

Laporan kinerja 2025 yang disampaikan oleh Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam berbagai aspek pembangunan di Jawa Barat. Peningkatan IPM dan indikator kinerja lainnya mencerminkan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta komitmen untuk terus berinovasi dan beradaptasi dalam menghadapi tantangan di masa mendatang.

    ➡️ Baca Juga: Pengurus DWP Kemendagri Diminta Selalu Belajar

    ➡️ Baca Juga: Film Frankenstein dan Kate Hawley Menangkan Oscar Desain Kostum Terbaik 2026

    Related Articles

    Back to top button