PMI Asal Indramayu Ditemukan Meninggal di Arab Saudi: Fakta Tanpa Prosedur – Berita Video Terbaru

Misteri yang menyelimuti kehidupan Nur Watirih, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, akhirnya terbuka. Tanpa kabar selama dua tahun, berita duka tentang meninggalnya Wanita berusia 41 tahun tersebut di Arab Saudi disampaikan kepada keluarganya. Luka parah yang dideritanya menimbulkan dugaan kuat jika Wanita tersebut telah mengalami kekerasan dari majikannya.
Mulai dari Kehilangan Kontak hingga Kabar Duka
Berawal dari Desa Segeran Kidul, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Nur Watirih berangkat ke Arab Saudi pada awal tahun 2022. Tahun pertama komunikasi antara keluarga dan Nur masih terjalin dengan baik, namun memasuki tahun kedua, kontak dengan Nur terputus secara tiba-tiba dan berlangsung hampir dua tahun lamanya.
Baru pada 15 Februari 2026, keluarga Nur menerima kabar duka bahwa Nur telah meninggal dunia sejak 9 Februari 2026 di Arab Saudi.
Reaksi Keluarga dan Keadaan Nur Watirih
Makfuroh, adik Nur, mengungkapkan keterkejutan keluarga atas kabar tersebut, terlebih setelah lama tidak mendapatkan informasi tentang Nur. Sebelumnya, selama bekerja di Arab Saudi, Nur telah mengirimkan uang ke keluarganya sebanyak tiga kali dalam satu tahun.
Menurut informasi yang diterima keluarga, Nur ditemukan dalam keadaan mengenaskan di sekitar tempat sampah dekat apartemen majikannya. Luka parah yang dideritanya menimbulkan dugaan jika Nur telah mengalami kekerasan.
Pelaku Penganiayaan dan Proses Hukum
Majikan perempuan Nur, yang diduga telah melakukan kekerasan terhadapnya, saat ini telah diamankan oleh Kepolisian Arab Saudi dan masih dalam proses penyelidikan. Sementara itu, jenazah Nur telah dimakamkan di Arab Saudi pada Jumat, 6 Maret 2026.
Toni RM, kuasa hukum keluarga Nur, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh untuk memantau perkembangan kasus tersebut. Menurutnya, proses hukum masih dalam tahap investigasi oleh Kepolisian Arab Saudi dan belum diserahkan ke Kejaksaan.
Harapan Keluarga
Keluarga Nur berusaha menerima kenyataan pahit tentang kepergian Nur. Namun, mereka berharap penyebab kematian Nur dapat terungkap dengan jelas dan pelaku dapat menerima hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.
➡️ Baca Juga: Siakad DALWA: Panduan Lengkap Penggunaan
➡️ Baca Juga: Kabar Terbaru dari IPWIJA: Sosialisasi P2MW Dorong Wirausaha Mahasiswa