Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) akan segera membuka seleksi bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk tahun 1448H/2027M. Proses seleksi ini sangat penting, mengingat banyaknya jemaah haji yang akan memerlukan bimbingan dan pelayanan selama menjalankan ibadah haji. Dengan tujuh posisi yang tersedia, calon pelamar perlu memahami syarat-syarat yang ditetapkan agar dapat menjadi bagian dari tim yang berkomitmen dalam layanan haji. Mari kita bahas lebih dalam mengenai seleksi petugas haji Arab Saudi 2027 ini, termasuk posisi yang ditawarkan dan persyaratan yang harus dipenuhi.
Timeline Pendaftaran PPIH Arab Saudi 2027
Proses pendaftaran untuk seleksi PPIH Arab Saudi 2027 memiliki timeline yang jelas. Berikut adalah jadwal penting yang perlu diperhatikan oleh calon peserta:
- Pengumuman Seleksi PPIH: 23 Agustus 2026
- Mulai Pendaftaran Peserta: 25 Agustus 2026
- Batas Akhir Pengumpulan Dokumen: 31 Agustus 2026
- Batas Akhir Verifikasi Dokumen: 2 September 2026
- Ujian Computer Assisted Test (CAT): 5 September 2026
- Pengumuman Hasil CAT: 6 September 2026
- Pengumuman Pelaksanaan MCU: 7 September 2026
- Pelaksanaan MCU: 8 – 13 September 2026
- Verifikasi dan Validasi MCU: 9 – 18 September 2026
- Pengumuman Hasil MCU: 19 September 2026
- Pengumuman Peserta Diklat: 20 September 2026
Posisi yang Tersedia dalam PPIH Arab Saudi 2027
PPIH Arab Saudi tahun 2027 menawarkan tujuh posisi yang berbeda, yang masing-masing memiliki peran penting dalam penyelenggaraan ibadah haji. Berikut adalah posisi-posisi yang dibuka:
- PPIH Kloter Pembimbing Ibadah
- PPIH Arab Saudi
- Layanan Akomodasi
- Layanan Konsumsi
- Layanan Transportasi
- Layanan Bimbingan Ibadah
- Media Center Haji
- Layanan Jemaah Lansia dan Disabilitas
Persyaratan Umum untuk Seleksi PPIH Arab Saudi 2027
Untuk dapat mengikuti seleksi, calon peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan umum yang ditetapkan. Berikut adalah syarat-syarat yang harus dipatuhi:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Beragama Islam
- Sehat jasmani dan rohani
- Tidak dalam keadaan hamil (bagi wanita)
- Memiliki izin dari suami bagi pelamar wanita yang sudah menikah
- Berkomitmen penuh dalam pelayanan jemaah haji
- Memiliki integritas dan rekam jejak yang baik serta tidak sedang terjerat hukum pidana
- Memiliki identitas kependudukan yang sah
- Memiliki BPJS Kesehatan aktif
- Bagi ASN dan Karyawan, wajib menyertakan bukti tertulis dari Pimpinan Tertinggi bidang SDM pada instansi/kantor
- Mampu mengoperasikan aplikasi komputer atau gawai berbasis Android/iOS
- Diutamakan mampu berkomunikasi dalam bahasa Arab atau Inggris
- PPIH Arab Saudi dan PPIH Kloter tidak sedang menjalani tugas belajar
- Pasangan suami istri dilarang bertugas sebagai PPIH Kloter, PPIH Arab Saudi, Pendukung PPIH Arab Saudi, dan PHD pada tahun yang sama
- PPIH berasal dari pejabat negara, ASN, Non-ASN dari Kementerian/Lembaga serta unsur masyarakat dari organisasi masyarakat Islam, lembaga pendidikan Islam, atau tenaga profesional
Persyaratan Khusus Berdasarkan Posisi
Setiap posisi yang ditawarkan memiliki syarat khusus yang harus dipenuhi. Berikut adalah rincian persyaratan khusus untuk masing-masing posisi:
Pelaksana Pelayanan Akomodasi, Konsumsi, dan Transportasi
- Usia minimal 25 tahun dan maksimal 55 tahun
Pelaksana Bimbingan Ibadah (PPIH Kloter dan Arab Saudi)
- Usia minimal 35 tahun dan maksimal 60 tahun
- Telah menunaikan ibadah haji
- Memiliki sertifikat pembimbing ibadah haji
Pelaksana Media Center Haji
- Usia minimal 25 tahun dan maksimal 55 tahun
- Berpengalaman dalam bidang jurnalistik di media konvensional atau media ormas
- Memiliki Sertifikat Uji Kompetensi Wartawan atau surat keterangan penugasan kehumasan
- Media harus terdaftar di Dewan Pers
Pelaksana Layanan Jemaah Lansia dan Penyandang Disabilitas
- Usia minimal 25 tahun dan maksimal 45 tahun
- Diutamakan memiliki pengetahuan atau pengalaman dalam menangani lansia dan penyandang disabilitas
- Memiliki kemampuan dalam penggunaan bahasa isyarat bagi penyandang disabilitas
Persyaratan Administrasi untuk Seleksi
Calon peserta juga perlu menyiapkan sejumlah dokumen administratif yang menjadi syarat untuk mengikuti seleksi. Berikut adalah dokumen yang harus disiapkan:
Pelaksana Pelayanan Akomodasi, Konsumsi, dan Transportasi
- Surat Rekomendasi dari Pimpinan Instansi/Ormas Islam/Ponpes/PTKI
- Kartu Tanda Penduduk
- Ijazah Terakhir (scan berwarna)
- Surat Pernyataan mampu mengoperasikan aplikasi komputer atau gawai berbasis Android/iOS
- Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) bagi non-ASN
- SK Kepegawaian Terakhir bagi ASN
- Surat Pernyataan telah berhaji (opsional)
- Sertifikat TOEFL/TOAFL/IELTS (opsional)
- Sertifikat/Piagam dua tahun terakhir yang berkaitan dengan penyelenggaraan haji (opsional)
- Surat Izin Suami bagi perempuan menikah (opsional)
Pelaksana Bimbingan Ibadah
- Surat Rekomendasi dari Pimpinan Instansi/Ormas Islam/Ponpes/PTKI
- Kartu Tanda Penduduk
- Ijazah Terakhir (scan berwarna)
- Surat Pernyataan mampu mengoperasikan aplikasi komputer atau gawai berbasis Android/iOS
- Sertifikat Pembimbing Ibadah Haji
- Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) bagi non-ASN
- SK Kepegawaian Terakhir bagi ASN
- Surat Pernyataan telah berhaji (opsional)
- Sertifikat TOEFL/TOAFL/IELTS (opsional)
- Sertifikat/Piagam dua tahun terakhir yang berkaitan dengan penyelenggaraan haji (opsional)
- Surat Izin Suami bagi perempuan menikah (opsional)
Pelaksana Media Center Haji
- Surat Rekomendasi dari Pimpinan Instansi/Ormas Islam/Ponpes/PTKI
- Kartu Tanda Penduduk
- Ijazah Terakhir (scan berwarna)
- Surat Pernyataan mampu mengoperasikan aplikasi komputer atau gawai berbasis Android/iOS
- Sertifikat Uji Kompetensi Wartawan
- Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) bagi non-ASN
- SK Kepegawaian Terakhir bagi ASN
- Surat Pernyataan telah berhaji (opsional)
- Sertifikat TOEFL/TOAFL/IELTS (opsional)
- Sertifikat/Piagam dua tahun terakhir yang berkaitan dengan penyelenggaraan haji (opsional)
- Surat Izin Suami bagi perempuan menikah (opsional)
Pelaksana Layanan Jemaah Lansia dan Disabilitas
- Surat Rekomendasi dari Pimpinan Instansi/Ormas Islam/Ponpes/PTKI
- Kartu Tanda Penduduk
- Ijazah Terakhir (scan berwarna)
- Surat Pernyataan mampu mengoperasikan aplikasi komputer atau gawai berbasis Android/iOS
- SK Kepegawaian Terakhir bagi ASN (opsional)
- Surat Pernyataan telah berhaji (opsional)
- Sertifikat TOEFL/TOAFL/IELTS (opsional)
- Sertifikat/Piagam dua tahun terakhir yang berkaitan dengan penyelenggaraan haji (opsional)
- Surat Izin Suami bagi perempuan menikah (opsional)
- Sertifikat kemampuan dalam penggunaan bahasa isyarat bagi penyandang disabilitas (opsional)
Ketentuan Penandatanganan Surat Rekomendasi
Surat rekomendasi adalah salah satu dokumen penting dalam proses seleksi PPIH Arab Saudi 2027. Surat ini harus ditandatangani oleh pihak yang berwenang, seperti:
- Ketua Organisasi Kemasyarakatan Islam minimal Tingkat Kabupaten/Kota
- Minimal Pejabat Eselon 3 Kantor Kementerian Haji dan Umrah RI
- Minimal Pejabat Eselon 3 Kantor Kementerian yang terkait dengan Penyelenggaraan Ibadah Haji
- Kepala Badan/Lembaga Negara Tingkat Pusat
- Rektor/Pembantu Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri/Swasta
- Ketua Sekolah Tinggi Keagamaan Islam Negeri/Swasta
- Pimpinan Pondok Pesantren yang berizin resmi
Seleksi PPIH Arab Saudi Tahun 2027 bersifat bebas gratifikasi dan tidak dipungut biaya. Oleh karena itu, penting bagi peserta untuk memastikan bahwa semua dokumen dan proses pendaftaran dilakukan dengan benar, karena kesalahan dalam pengisian dapat berdampak pada kelayakan peserta. Mari siapkan dokumen anda dari sekarang dan cek informasi resmi di laman petugas.haji.go.id untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai seleksi ini!
➡️ Baca Juga: Kabar Terbaru dari IPWIJA: Sosialisasi P2MW Dorong Wirausaha Mahasiswa
➡️ Baca Juga: Ronaldo Siap Menyambut Kehangatan dan Atmosfer di Stadion GBK

