Jakarta – Riasan wajah tidak hanya berfungsi untuk memperindah penampilan, tetapi juga berkontribusi signifikan pada kesehatan mental dan sosial. Bagi banyak perempuan, make-up menjadi alat untuk meningkatkan kepercayaan diri, memperbaiki dan menyempurnakan fitur wajah, serta mengekspresikan diri secara kreatif. Menjadi sehat adalah hal yang mutlak, sementara tampilan glowing hanya sebagai bonus yang menyertainya.
Peran Riasan dalam Kehidupan Sehari-hari
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Tyas Dhini Hapsari, seorang makeup artist (MUA) terkenal, setelah menyelenggarakan acara “Make-Up & Beauty Class” di Taman Bacaan Bukit Duri Bercerita, yang berlokasi di Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, pada hari Sabtu (4/4).
“Saya merasa senang dapat berbagi pengetahuan dengan ibu-ibu dan remaja di Bukit Duri. Mereka sangat antusias menyaksikan proses demonstrasi rias wajah yang saya lakukan dengan model dr. Ngabila Salama, MKM,” ujarnya dengan penuh semangat.
Acara yang Mendorong Pendidikan Kecantikan
Acara tersebut, yang dimoderatori oleh dr. Ngabila Salama, MKM, diselenggarakan berkat kerja sama antara Taman Bacaan Bukit Duri Bercerita, Ngabila Care-Ngabila Vaksin, dan Paragon-Wardah. Lebih dari 100 remaja putri dan ibu-ibu hadir dalam kegiatan ini, menunjukkan minat yang tinggi terhadap dunia kecantikan.
Saat merias wajah dr. Ngabila, peserta dapat menyimak penjelasan mengenai setiap tahapan merias wajah yang dilakukan dalam waktu sekitar 30 menit. Di sela-sela demonstrasi, mereka juga diberikan kesempatan untuk bertanya tentang penggunaan berbagai alat make-up.
Tips Merias Wajah yang Sehat
Menurut Tyas, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat merias wajah agar hasilnya optimal:
- Persiapan kulit, termasuk pembersihan dan penggunaan pelembap.
- Pemilihan produk berdasarkan jenis kulit.
- Aplikasi foundation secara tipis dan bertahap.
- Teknik blending untuk menciptakan tampilan natural.
- Pentingnya kebersihan alat make-up untuk mencegah iritasi.
Tyas menekankan bahwa penggunaan primer juga sangat penting untuk memperpanjang ketahanan riasan. Selain itu, teknik contouring dan highlighting juga harus diperhatikan untuk memberikan dimensi pada wajah.
Kesalahan Umum dalam Merias Wajah
Tyas mengungkapkan beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan saat merias wajah, antara lain:
- Pemilihan warna foundation yang tidak tepat.
- Penggunaan produk make-up secara berlebihan.
- Mengabaikan rutinitas skincare sebelum merias.
- Aplikasi blush on yang kurang tepat dan berlebihan.
- Kesalahan dalam menggambar alis dan eyeliner.
Dengan pengalamannya yang luas, Tyas mengaku telah merias wajah berbagai kalangan, mulai dari menteri hingga artis. “Setiap pengalaman memiliki cerita yang berbeda dan menarik,” ungkapnya.
Pesan Sehat dari dr. Ngabila Salama
dr. Ngabila Salama juga menyapa ibu-ibu dan remaja putri di Bukit Duri dengan pesan kesehatan. Wajah dan suaranya sudah sangat dikenal oleh masyarakat setempat, karena sebelumnya ia telah memberikan edukasi tentang vaksin dan penggunaan obat.
“Kesehatan adalah hal yang wajib bagi setiap individu. Jika perempuan ingin tampil glowing, itu hanya sekadar bonus,” tegas pendiri Ngabila Care ini. “Misi kami adalah memastikan bahwa sehat itu harus, sementara glowing adalah hasil yang menyenangkan.”
Manfaat yang Diharapkan dari Acara Ini
dr. Ngabila mengungkapkan rasa syukurnya bisa berkolaborasi dengan lebih dari 100 peserta di Taman Bacaan Bukit Duri Bercerita yang hadir. “Kami berharap ilmu yang dibagikan dapat bermanfaat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat mendukung kecantikan dan kepercayaan diri, serta kesehatan fisik dan mental,” harapnya.
Di tengah acara make-up class ini, Ngabila Vaksin juga menyelenggarakan vaksinasi yang sangat dibutuhkan oleh perempuan. Peserta yang ingin divaksin datang dari berbagai daerah di Jabodetabek.
Partisipasi dan Dukungan Masyarakat
Sementara itu, Safrudiningsih, pendiri dan pengelola TBM Bukit Duri Bercerita, menyatakan kebahagiaannya atas terlaksananya acara yang bermanfaat bagi kaum perempuan. “Merias wajah sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mereka. Oleh karena itu, kegiatan ini sangat relevan dan berguna,” ujarnya.
Safrudiningsih menjelaskan bahwa TBM yang dikelolanya biasanya menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk anak-anak dan remaja, seperti literasi membaca, menulis, menggambar, dan keterampilan lainnya. “Hari ini adalah acara make-up class, yang sangat cocok untuk ibu-ibu dan remaja. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” harapnya.
➡️ Baca Juga: Sekdaprov Marindo Kurniawan Melantik dan Mengambil Sumpah Jabatan Empat Pejabat Administrator Pemprov Lampung
➡️ Baca Juga: Lionel Messi Kembali ke Barcelona? Janji Joan Laporta Setelah Terpilih Lagi Hingga 2031

