Site icon Almuawanahpondokku

Rano Karno Resmikan Gedung di UIN Bukittinggi Sebagai Anak, Bukan Wagub

Jakarta – Dalam sebuah acara yang penuh emosi dan makna, Rano Karno, Wakil Gubernur DKI Jakarta, meresmikan Gedung S (Soekarno M. Noer) di Universitas Islam Negeri Sjech Muhammad Djamil Djambek Bukittinggi. Acara ini berlangsung pada Rabu, 15 April 2026, di Bukittinggi, Sumatera Barat, dan dihadiri oleh banyak pihak, termasuk para wisudawan Angkatan XII.

Momen Bersejarah bagi Rano Karno

Peresmian gedung ini sangat berarti bagi Rano Karno, tidak hanya sebagai pejabat publik tetapi juga sebagai anak dari Soekarno M. Noer, sosok yang dihormati. Rano mengekspresikan rasa syukur dan penghargaan kepada pihak universitas atas keputusan untuk mengabadikan nama ayahnya dalam bentuk gedung ini.

Penghormatan yang Bermakna

“Kami sekeluarga merasa sangat terhormat. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini, Rabu, 15 April 2026, saya resmikan Gedung Soekarno M. Noor di Universitas Islam Negeri Sjech Muhammad Djamil Djambek Bukittinggi,” ujar Rano Karno dengan penuh rasa syukur.

Makna Mendalam di Balik Nama Gedung

Nama yang diabadikan di gedung ini bukan hanya sekadar label, melainkan mengandung nilai-nilai yang dalam. Rano menjelaskan bahwa nama ayahnya melambangkan prinsip-prinsip hidup yang diwariskan, terutama tentang kejujuran dan komitmen yang tinggi.

Warisan yang Tak Ternilai

“Ayah saya adalah seorang seniman. Ia mungkin tidak meninggalkan harta yang melimpah, tetapi ia mewariskan sesuatu yang jauh lebih berharga, yaitu nilai kejujuran dan dedikasi,” tambah Rano, menegaskan betapa pentingnya warisan moral dalam kehidupan.

Kenangan Pribadi yang Mengharukan

Acara peresmian ini membangkitkan banyak kenangan bagi Rano Karno. Ia mengingat kembali pesan-pesan sederhana dari ayahnya mengenai pentingnya hidup dengan penuh rasa syukur dan kerja keras.

Pentingnya Rasa Syukur dan Kerja Keras

“Ini mengingatkan saya bahwa hidup bukan hanya tentang seberapa tinggi kita berdiri, tetapi seberapa dalam kita berakar. Saya berdiri di sini bukan sebagai Wakil Gubernur, melainkan sebagai anak yang pernah merasakan kasih sayang seorang ayah yang sederhana, yang mengajarkan bahwa kerja keras adalah bentuk cinta yang paling nyata,” ungkapnya dengan penuh emosi.

Kunjungan ke Auditorium dan Pesan untuk Wisudawan

Selain meresmikan gedung, Rano Karno juga meluangkan waktu untuk mengunjungi auditorium dan menyapa ratusan wisudawan. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan pesan yang penuh inspirasi agar para lulusan dapat menghadapi tantangan dengan semangat yang tak tergoyahkan.

Memanfaatkan Ilmu untuk Kebaikan

Menurut Rano, ilmu yang dimiliki para wisudawan harus digunakan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa bangsa Indonesia memerlukan generasi yang kuat, bukan sekadar yang sempurna.

Momentum Penguatan Nilai Pendidikan

Peresmian gedung dan wisuda ini diharapkan dapat menjadi momentum yang memperkuat nilai-nilai pendidikan dan karakter bagi generasi muda. Rano Karno berharap bahwa pengabadian nama tokoh nasional seperti ayahnya dapat menginspirasi civitas akademika untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Dengan semangat dan dedikasi yang ditunjukkan dalam acara ini, Rano Karno tidak hanya meresmikan gedung, tetapi juga menanamkan harapan dan semangat kepada para wisudawan untuk terus berjuang demi masa depan yang lebih baik. Ia mengingatkan bahwa dalam setiap langkah yang diambil, semangat untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat harus senantiasa dipelihara.

Melalui acara ini, Rano Karno menegaskan betapa pentingnya nilai-nilai kehidupan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam dunia yang terus berubah, keberanian untuk tetap berpegang pada nilai-nilai tersebut adalah kunci untuk menjadi pribadi yang sukses dan bermanfaat bagi orang lain.

➡️ Baca Juga: Viral di TikTok: Netizen Unggah Video Pemandangan dengan “Teks Kematian Himmel

➡️ Baca Juga: Tiongkok Kembangkan Lapisan Pelindung Transparan untuk Melindungi Fosil Telur Dinosaurus

Exit mobile version